You need to enable javaScript to run this app.

5 Cara Mengajarkan Anak SD Perkalian Sederhana

5 Cara Mengajarkan Anak SD Perkalian Sederhana

SDIT-TIRTABUARAN, JAKARTA–Saat memasuki sekolah dasar, umumnya anak akan belajar perkalian. Nyatanya, tidak semua anak dapat mempelajari perkalian menggunakan hafalan.

Bahkan, menghafal tak dapat membantu anak-anak untuk mempelajari hubungan antara angka atau memahami aturan perkalian. Dibandingkan menghafal, terdapat cara lain untuk membantu anak melakukan kegiatan matematika dalam kehidupan nyata.

Nah, untuk membantu anak yang kesulitan dalam menghafal perkalian, berikut beberapa trik belajar perkalian sederhana yang mudah dipahami, seperti dilansir Kompas.com:

  1. Mewakili perkalian

Orang tua dapat menggunakan benda-benda seperti balok dan mainan kecil untuk membantu anak belajar perkalian. Dengan menggunakan benda-benda tersebut, anak bisa melihat bahwa perkalian adalah cara untuk menjumlahkan lebih dari satu kelompok dengan angka yang sama berulang-ulang.

Sebagai contoh, soal 6 x 3 selembar kertas, minta anak membuat enam kelompok yang masing-masing kelompoknya terdiri dari tiga balik. Ia kemudian akan melihat konsep perkalian ketika anda memintanya untuk mengumpulkan enak kelompok dari tiga balok.

  1. Praktek menggandakan

Teknik gagasan ganda juga bisa memudahkan anak untuk memahami perkalian. Perkalian sebenarnya adalah penjumlahan ganda, yakni menambahkan angka yang sama pada angka itu sendiri. Misalnya, orang tua bisa mengajarkan perkalian dua.

Bilangan apa pun yang dikaitkan dua sama dengan menambahkan bilangan. Misalnya 2x4 sama dengan 2+2+2+2. Begitu pun dengan perkalian 3x6, cukup tambahkan angka 3 sebanyak 6 kali.

  1. Menghitung perkalian lima dengan jari

Dengan menggunakan jari, anak sebetulnya bisa membaca tabel perkalian, misalnya perkalian lima. Ketika anak menggunakan jari-jarinya dan melacak beberapa kali kelima jarinya terbuka, maka ia dapat menemukan jawaban untuk masalah perkalian lima apa pun.

Misalnya, jika anak ingin menghitung 5x4, maka anak cukup membuka kelima jarinya sebanyak empat kali. Jika anak teliti menghitungnya, ia akan mendapatkan jawaban 20.

  1. Tambah '0' untuk perkalian 10

Perkalian 10 ini bisa dilakukan dengan mudah, bahkan tanpa perlu menghafal. Setiap menemukan perkalian 10, anak cukup menambahkan angka '0' pada bilangan yang dikali. Misalnya, 10x5=50 atau 10 x 7=70.

Menariknya perkalian 10 ini bisa dilakukan pada angka berapa pun. Bahkan dua digit angka yang sama atau beda. Misalnya 10x20=200, atau 10x32=320. Mudah sekali, bukan?

  1. Angka 'double' untuk perkalian 11

Bukan hanya perkalian 10, perkalian 11 juga sangat mudah dilakukan. Meskipun hanya berlaku dalam perkalian satu digit, tetap saja dapat membantu anak belajar perkalian hingga tahap tertentu. Orangtua bisa menunjukkan bagaimana suatu angka dalam satu digit jika dikali dengan angka 11 hasilnya selalu dua angka dari angka yang dikalikan.

Misalnya 11x8=88 dan 11x6=66. Masih banyak cara belajar perkalian selain menghafal, bukan? Tentunya mengingat jawaban atas perkalian adalah keterampilan utama yang perlu dikuasai anak untuk beralih ke materi matematika yang lebih rumit. Oleh sebab itu, anak perlu mempelajari perkalian sejak usia dini. (ran)

Editor: Hay Izoruhai

Sumber: Kompas.com

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Hj. Eva Mulusia, S. Pd

- Kepala Sekolah -

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabaratuh Bissmillahirrahmanirrahiim Welcome to SDIT Tirta Buaran… Selamat datang di dunia pendidikan SDIT Tirta Buaran. Kami merasa...

Berlangganan
Banner